Jumat, 11 Maret 2011

KONSEP MASLOW

KELOMPOK 2:
  • KIDUNG KINANTI
  • KIKHEN RESNA N.P.S : 11509807
  • KURNIA AYU RAHMASARI : 12509568
  • MELTRI ELIA JULIANA : 13509177
  • MICHAEL BELLEFROID : 15509926
  • MOCHTAR MAULIDI : 10509509
  • OKKY ALFIAS :12509425
  • PETRUS NAMORA SIHOMBING : 16509315
  • PUTRI ANDRIYANI : 11509170
  • PUTRI SUSANTI :
  • PUTRI YULI ASTUTI : 11509566
  • ROSA EVA FINA:14509829
  • SAYYIDINA SUCI : 11509424

Sejak Rene Descartes (ahli filosof dan matematika dari Perancis; 1596-1650), membagi manusia menjadi dua bagianyang terpisah tetapi satu kesatuan yang saling berinteraksi yaitu jiwa dan raga, para filosof, psikolog, dokter, danahli lain telah mencoba untuk menggabungkan kembali organisme tersebut, untuk memperlakukan seperti hal yangdipersatukan, mengorganisir secara utuh.Holisme, bila ditelusuri dari akarnya berasal dari konsep Aristoteles (filosof dari Yunani), Baruch Spinoza (filosof Belanda), dan William James (filosof dan psikolog dari Amerika), yang berkaitan dengan pergerakan Gestaltsebelum perang dunia I. Konsep holisme selalu mengemukakan bahwa organisme merupakan satu kesatuan yangutuh, bukan terbagi-bagi dalam bagian-bagian. Pikiran dan tubuh bukan merupakan bagian yang terpisah, tetapimerupakan satu bagian yang utuh, dan apabila terjadi sesuatu pada salah satunya maka akan berpengaruh padakeseluruhan.Meskipun banyak teori kepribadian kontemporer mengadopsi lebih atau kurang dari orientasi holistik, konsep teoridari Abraham Maslow dan Carl Rogers ini berbeda dengan teori Freud, Carl Jung, Henry Murray dan GordonAllport, walaupun mereka mengidentifikasi diri mereka sebagai tokoh-tokoh pergerakan humanistik dalam psikologimodern. Konsep humanisme yang diusung oleh Abraham Maslow mengemukakan bahwa yang menentukankeberhargaan seorang manusia adalah kapasitas atau kemampuannya untuk dapat merealisasikan diri. Teorihumanistik percaya bahwa manusia memiliki potensi diri untuk sehat dan kreatif, jika kita mau menerima tanggungjawab bagi kehidupan diri kita sendiri.

Abraham H. Maslow (1908-1970)Abraham H. Maslow lahir dan besar di Brooklyn, dimana orangtuanya tinggal setelah beremigrasi dari Russia. Padaawalnya keluarga Maslow sangat miskin tetapi secara pesat meningkat pada lingkungan ³kelas menengah´, karenaayah Maslow yang seorang pengusaha pada akhirnya dapat menjadi sukses. Maslow tidak terlalu dekat denganibunya, sedangkan dia menganggap ayahnya adalah orang baik, tetapi tidak memahami minat intelektualnya. BerthaGoodman (sepupu Maslow) adalah figur yang mempengaruhi masa kecil Maslow.Pada umur 16 tahun, Maslow sadar bahwa dia mencintai Bertha, dan menikahinya pada tahun 1928. Dia mempunyaianak (Ann dan Ellen), dan Maslow berkata bahwa kelahiran anak pertamanya telah merubah kehidupannya. Ketikapertama kali sampai di Wiconsin dia sangat antusias terhadap Watson dan teorinya tentang ³behavior´. Setelahpenelitiannya dengan ³monyet´, Maslow melakukan studi paralel tentang manusia, dengan menemukan banyak kesamaan (Maslow 1968). Pada suatu saat di tahun 1941, setelah Pearl Harbor diserang oleh Jepang, Maslowmengatakan bahwa ia menyerah telah mengambil jalan yang egois. Dia mempunyai visi yang lain tentang manusiadan sekitarnya. Maslow sangat tertarik pada teori Freud dan Gestalt dengan konsep organisme dilihat dari pertumbuhannya, tetapiwalaupun begitu, studinya tentang filsafat meyakinkannya bahwa kesejahteraan seorang manusia tidak akanditemukan dalam konsep behaviorisme ataupun psikoanalisis.

Manusia Pada Dasarnya Baik Pertama, menurut Maslow, manusia mempunyai suatu struktur psikologis yang penting yang ada pada struktur fisik mereka : mereka mempunyai ³kebutuhan, kapasitas, dan kecenderungannya berdasarkan genetik.´ Sebagiankarakteristik ini adalah tipikal pada semua manusia; dan sebagian ada yang "unik pada individual.´ Kebutuhan ini,kapasitas, dan kecenderungan yang sangat utama baik atau sedikitnya netral, mereka bukanlah sifat yang jahat.Dugaan ini pada salah satu novel Maslow, para penulis telah mengira bahwa kebutuhan manusia ataukecenderungannya jelek atau antisosial dan harus diatasi melalui latihan dan sosialisasi (ahli agama mengemukakansebagai dosa; konsep Freud tentang Id).Kedua, kesehatan dan perkembangan yang diinginkan termasuk aktualisasi karakteristik ini atau potensi-potensiorang yang berfungsi sepenuhnya. Kematangan orang ³sepanjang garis bahwa ini tersembunyi, rahasia, secarasamar-samar melihat sifat penting, tumbuh dari dalam dibandingkan menjadi pembentukan dari luar´ (Maslow,1954).Ketiga, menurut Maslow, psikopatologi berasal dari frustrasi, pengingkaran, atau guncangan sifat alami manusia.Hal ini berarti bahwa psikoterapi atau terapi yang dilakukan adalah mengarah pada aktualisasi diri danpengembangan pribadi individu atau ´inner nature´ (Maslow 1954)

Motivasi : Hirarki Kebutuhan
Gambar Hirarki Kebutuhan dari Maslow
Harga Diri Kebutuhan Psikologis (Dicintai, Diterima, Memiliki) Rasa Aman Kebutuhan

Fisiologis Aktualisasi Diri

Maslow memformulasikan sebuah teori dari motivasi manusia dalam berbagai kebutuhan manusia yang dilihatseperti muncul dalam hirarki pertunjukkan. Kebutuhan dasar manusia, berupa makan dan minum harus dipenuhiterlebih dahulu dari kebutuhan yang lain, seperti kebutuhan akan harga diri dan lainnya. Kebutuhan FisiologisSebagian kebutuhan fisiologis adalah homeostatik dalam alami (mencoba untuk memelihara yang seimbang antaraelemen yang berbeda). Sebagai contoh, melalui asupan makanan dan air, tubuh mencoba untuk memelihara berbagaimacam keseimbangan dalam darah dan jaringan tubuh seperti isi dari garam, gula, protein, dan substansi yang lain. Kebutuhan Rasa AmanKebutuhan berikut adalah kebutuhan rasa aman yaitu kebutuhan untuk keamanan, stabilitas, proteksi, struktur, order,hukum, batas-batas, bebas dari ketakutan dan kecemasan, dan seterusnya. Ekspresi manusia pada kebutuhan iniadalah nampak lebih jelas dalam respon-respon : menangis, menjerit, dan hentakan yang sangat tegang untuk ditangani secara kasar, yang terkejut oleh suara gaduh atau lampu yang terang, atau hanya dengan kekurangan yangdidukung oleh orangtua. Seperti kelaparan, kesakitan dari penyakit, dari kemarahan orangtua dan perselisihan, ataudari kelalaian atau yang disalahgunakan, mungkin merubah pandangan anak-anak secara keseluruhan pada dunia.Dunia mungkin menjadi tempat teror dan kegelapan.

Kebutuhan Dicintai dan Mencintai

Ketika kebutuhan fisiologis dan rasa aman pada manusia cukup baik, mereka akan bekerja keras dengan intensitasyang tinggi untuk meningkatkan hubungan secara afeksi dengan orang lain, yaitu keluarga, teman, pasangan jiwa,kekasih, anak-anak. Maslow mengemukakan bahwa kita mempunyai ³kecenderungan seperti binatang untuk berkumpul, bergerombol, bergabung, untuk menjadi anggota´ (1970) yang telah frustrasi ³oleh kebijakan mobilitaskita, gangguan pada kelompok tradisional, menyebar pada keluarga-keluarga, kelompok generasi, orang urban yangmenetap dan penghilangan dari desa yang menghadapi dan kesimpulan yang dangkal dari persahabatan di Amerika´. Kebutuhan Rasa Harga DiriKebutuhan rasa harga diri ada dua set. Set pertama meliputi kebutuhan untuk kuat, penguasaan, kompetensi, percayadiri, dan mandiri. Set yang kedua meliputi kebutuhan untuk gengsi, dalam merasakan hormat dari orang lain; status;ketenaran; dominan; orang penting; bermartabat; dan penghargaan.

Kebutuhan Aktualisasi DiriKetika keempat kebutuhan dasar, atau kekurangan, kebutuhan kita untuk mendiskusikan yang telah terpenuhi.Konsep aktualisasi diri dari Maslow benar-benar mempunyai relativitas. Diantaranya adalah konsep Jung padaarketipe diri, konsep Adler kekuatan kreatif dari diri, konsep Horney realisasi diri, dugaan Roger pada evolusi dantumbuhnya diri.MetaneedsKebutuhan akan aktualisasi diri adalah merupakan payung dari segala kebutuhan, ada 17 metaneeds atau nilai-nilai.Metaneeds tersebut sangat fokus terhadap pengetahuan dan pemahaman. Beberapa metaneeds ini sangat penting,yang menjadi kebutuhan dasar; sebagai contoh, kebutuhan akan kebenaran, keadilan dan kebermaknaan ataukebutuhan akan estetika, sebagai contoh; keindahan, kesederhanaan, kesempurnaan. Bagaimana Kepribadian dapat Teroganisir?Bagi Maslow, unit kepribadian yang mendasar adalah sindrom kepribadian. Sindrom kepribadian adalah sesuatuyang terorganisir, saling ketergantungan, gejala-gejala struktur kelompok. Dalam studinya pada dua sindrom, yaitu;harga diri dan rasa aman, Maslow menyebutnya ´holistic-analytic methodology´.Analisis Maslow tentang rasa aman dan sindrom kepribadian, dia membuat menjadi beberapa level dan level 1adalah sindrom kepribadian itu sendiri dan level selanjutnya sampai pada level ke-5.


Sindrom Kepribadian
Level 1 Security - InsecuritySub Sindrom
Level 2Kekuatan ± KetundukkanSub-Subsindrom
Level 3Prasangka - EgalitarianismSub-Sub-Subsindrom
Level 4Warna Kulit ± Karakteristik Manusia lebih dalamSub-Sub-Sub-Subsindrom
Level 5Perbedaan Individu ± Persamaan Individu

Aktualisasi Diri :
Puncak Pengalaman dan B & D RealmsMaslow melakukan studi tentang penyimpangan atau neurotik, dia mengemukakan bahwa individu hanya akanmenghasilkan penyimpangan psikologi. Studi ini dilakukan terhadap seseorang yang menyadari sepenuhnya akanpotensi-potensi dirinya. Menggunakan metode penelitian klinis. Maslow menemukan bahwa setiap subjek penelitianitu mengalami neurosis, kepribadian psikopat, psikosis dan kecenderungan penyimpangan-penyimpangan yang lain. Puncak PengalamanMaslow memulai studi tentang puncak pengalaman ini, dengan bertanya kepada subjek tentang pengalaman yangpaling indah dalam hidup mereka. Saat yang sangat membahagiakan, ketika merasa sangat dicintai atau ketikasedang mendengarkan musik atau saat kita melakukan hal yang kreatif. Orang yang mengalami puncak daripengalamannya ini akan merasa mempunyai integritas diri. Ada 7 pengaruh dari puncak pengalaman ini, yaitu:
1. Menyembuhkan gejala-gejala neurotik
2. Kecenderungan untuk memandang diri dengan lebih baik
3. Perubahan dalam memandang orang lain, sehingga memperbaiki hubungan dengan mereka
4. Perubahan dalam memandang dunia
5. Melahirkan kreativitas, spontanitas dan ekspresif
6. Berusaha untuk mengulangi pengalaman yang membahagiakan
7. Memandang hidup lebih bermanfaat

B & D RealmsMenurut Maslow seorang individu berhubungan dengan dunia melalui 2 metode yaitu D dan B realms. D adalahdefisiensi, individu yang hanya puas dengan memenuhi kebutuhan dasarnya saja. Dan B adalah being, ketikakebutuhan dasar dan motif-motifnya sudah terpenuhi, individu akan mulai fokus pada motivasi, aktualisasi diri danmemperkuat eksistensi dirinya.

Hal-hal yang Mendorong Aktualisasi DiriMaslow tidak mengemukakan teori yang formal tentang perkembangan kepribadian. Dia lebih fokus padaperkembangan aktualisasi diri, ide-idenya tentang bagaimana individu dapat mengaktualisasikan diri dan bagaimanapendidikan dan masyarakat dapat mendorong aktualisasi diri. Aktualisasi diri dapat dimunculkan di sekolah(Maslow 1971).

Carl Rogers
Metode yang diterapkan Rogers dalam psikoterapi awalnya disebut non direktive atau terapi yang berpusat padaklien (client centered therapy), dan pioner dalam risetnya pada proses terapi bahwa Carl Rogers adalah terkenaldalam dunia psikologi. Metode Rogers telah tersebar luas antar orang-orang dalam berbagai profesi, sebagai contohkonselor pendidikan, konselor bimbingan, dan pekerja sosial. Rogers adalah orang pertama yang melibatkan penelitike dalam sesi terapi (memakai tape recorder), yang pada tahun 1940an membuka sesi klien untuk dicermati oranglain masih tabu. Dengan cara itu orang mulai belajar mengenal hakekat psikoterapi dan proses beroperasinya.

Struktur KepribadianSejak awal Rogers mengurusi cara bagaimana kepribadian berubah dan berkembang, Rogers tidak menekankanaspek struktural dari kepribadian. Namun, dari 19 rumusannya mengenai hakekat pribadi, diperoleh tiga konstruk yang menjadi dasar penting dalam teorinya, organisme, medan fenomenal, dan self. OrganismeOrganisme adalah secara fisik makhluk dengan semua fisik dan fungsi psikologi. Hal tersebut termasuk medanfenomenal dan self.

Self (diri)

Self pada konsep self adalah diorganisir, konsisten konseptual gestalt yang terdiri dari persepsi pada karakteristik ‘aku’ atau ‘saya’ dan persepsi pada hubungan ‘aku’ atau ‘saya’ pada yang lain dan berbagai aspek kehidupan,bersama-sama dengan nilai-nilai yang ada untuk persepsi ini´ (Rogers, 1959). Self merupakan cairan, perubahanGestalt, dan mungkin menjadi di dalam atau keluar dari kesadaran. Self merupakan pusat konstruksi dalam teoriRogers.

Dinamika Kepribadian
Rogers, organisme mempunyai kekuatan motivasi yang tunggal dan tujuan yang tunggal dalam hidup yaitu menjadiaktualisasi diri. Dua dari banyaknya kebutuhan yang penting adalah kebutuhan untuk penerimaan secara positif (positive regards) pada yang lain dan kebutuhan untuk penerimaan diri (self regards). Kebutuhan ini dipelajari sejak masa infansi, ketika bayi dicintai dan disayang dan menerima penerimaan secara positif dari orang lain

Perkembangan Kepribadian

Rogers tidak membahas teori pertumbuhan dan perkembangan, dan tidak melakukan riset jangka panjang yangmempelajari hubungan anak dengan orangtuanya. Namun dia yakin adanya kekuatan tumbuh pada semua orangyang secara alami mendorong proses organisme menjadi semakin kompleks, ekspansi, otonom, sosial, dan secarakeseluruhan semakin aktualisasi diri. Struktur self menjadi bagian terpisah dari medan fenomenal dan semakinkompleks. Self berkembang secara utuh keseluruhan, menyentuh semua bagian-bagiannya. Berkembangnya self diikuti oleh kebutuhan penerimaan positif, dan penyaringan tingkah laku yang disadari agar tetap kongruen denganstruktur self.


Menurut Rogers tujuan hidup adalah mencapai aktualisasi diri, atau memiliki ciri-ciri kepribadian yang membuatkehidupan menjadi sebaik-baiknya. Pandangan ini dikembangkan berdasarkan terapi yang dilakukannya. Kehidupanyang sebaik-baiknya bukan sasaran yang harus dicapai, tetapi arah dimana orang dapat berpartisipasi sepenuhnyasesuai dengan potensi alamiahnya. Berfungsi utuh adalah istilah yang dipakai Rogers untuk menggambarkanindividu yang memakai kapasitas dan bakatnya, merelisasi potensinya, dan bergerak menuju pemahaman yanglengkap mengenai dirinya sendiri dan seluruh rentang pengalamannya.

Para psikolog yang beraliran humanistik percaya bahwa inti dari perkembangan individu adalah kekuatan dorongandari diri individu itu sendiri untuk memaksimalkan potensi diri mereka. Abraham Maslow dan Carl Rogersmenghabiskan waktu mereka untuk mengembangkan pandangan humanistik secara luas, sehingga dapat diterimaoleh para pekerja yang peduli akan kesehatan mental. Konsep dan teori mereka telah menghasilkan suatu legitimasidemi kemajuan masa depan para pendidik, psikolog, dan konselor.

Maslow dan Rogers keduanya sama-sama menekankan sisi keunikan manusia sebagaimana mereka tumbuh danberkembang, para ahli kesehatan mental menyebutnya sebagai ´individual differences´.Seorang individu akan berkembang dengan sehat apabila atmosfir dan lingkungan dimana mereka tumbuh dapatmenerima dan memberikan ´positive regards´ kepada mereka. Mengacu pada teori Maslow sejumlah informasi danteknik modifikasi tingkah laku tidaklah terlalu penting, selama individu tersebut secara alami selalu bersikap baik dan melakukan hal-hal yang baik. Pertumbuhan individu memberikan nilai-nilai yang dapat membantu merekauntuk memilih dan memfilter apa yang dialami, dilihat dan pelajari, sehingga membentuk sikap dan gaya belajar yang menjadikan setiap orang unik dan berbeda.

Implikasi dalam Bimbingan dan Konseling

Pada tahun 1959, pada awal berdirinya NDEA Institut Bimbingan, merupakan kekuatan pendorong bagi pergerakankonseling sekolah di Amerika, teori Maslow digunakan hampir keeseluruhan kurikulum dasar konseling.Dilihat dari sudut pandang perkembangan manusia, Maslow memberi perhatian pada konselor dan pendidik dengankonsep keaslian, kongruen,empati, dan unconditional regards. Pada konteks ini hubungan antar manusia menjadilebih penting dibanding teknik-teknik terapeutik dalam memaksimalkan potensi manusia.Teori-teori humanis mempunyai pengaruh yang luas pada pendidikan sama seperti terhadap konseling dan terapi.Beberapa pandangan dan pendekatan humanistik sangat simple dan optimistik. Setiap manusia, termasuk anak-anak,membutuhkan keberadaan sistem nilai yang terpadu, ketidakberadaan nilai-nilai akan menciptakan gangguan-gangguan psikologis pada diri individu. Konsep Maslow tentang pendidikan nilai ini sangat mendukung akankeberhasilan program bimbingan dan konseling di sekolah.Pendekatan terapi yang berpusat pada klien dari Rogers sebagai metode untuk memahami orang lain, menanganimasalah-masalah gangguan emosional. Rogers berkeyakinan bahwa pandangan humanistik dan holisme terhadapnilai-nilai kemanusiaan. Dalam teorinya, klien diajak untuk memahami diri dan pada akhirnya menyadari untuk mengembangkan diri secara utuh (berfungsi secara utuh).

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, maka dapat disimpulkan bahwa teori humanistik dan holisme dariAbraham Maslow dan Carl Rogers adalah memandang manusia secara utuh sebagai manusia. Menurut Maslowdalam hirarki kebutuhan, manusia dapat mencapai puncak dari kebutuhan yaitu aktualisasi diri jika kebutuhan-kebutuhan dasar sudah terpenuhi dengan baik. Kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut adalah kebutuhan fisiologis,kebutuhan rasa aman, kebutuhan dicintai dan mencintai, dan kebutuhan akan harga diri.Rogers berpendapat bahwa manusia dipandang dengan unconditional positive regards. Pandangan ini selalumemandang bahwa manusia dapat berfungsi secara utuh, sehingga pada akhirnya dapat menerima diri kemudiandapat merealisasikan dirinya dengan baik.

Aktualisasi Diri

Aktualisasi diri adalah tujuan yangtidak pernah dapat dicapaisepenuhnya karena gerakan ke arahaktualisasi tidak otomatis dan mudah.

Mengapa demikian?
 Aktualisasi memerlukan persyaratanya itu terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan yang lebih rendah, yaitudefeciency needs.
 Aktualisasi diri adalah kebutuhannaluriah yang paling lemah (jauh lebihlemah dari basic needs), sehinggadapat dengan lebih mudah dikuasaioleh kebiasaan, tekanan,kebudayaan, dan sikap yang salahterhadap aktualisasi diri.
 Orang ± orang sering takut untukmengetahui diri sendiri, yangsebenarnya penting untuk aktualisasidiri.
 Aktualisasi diri pada umumnyamemerlukan lingkungan di manaseseorang bebas untukmengunkapkan dirinya, untukmenjelajah, untuk memilihperilakunya dan untuk mengejar nilai-nilai seperti kebenaran-keadilan, dankejujuran.

Ciri-ciri orang yang melakukanaktualisasi diri:

 Mereka mampu melihat realitas secara lebihbaik dan efisien.Mampu menerima diri sendiri dan orang lain.
 Spontanitas, kesederhanaan, kewajaran.
 Berfokus pada masalah.
 Kebutuhan akan privasi dan independensi.
 Berfungsi secara otonom.
 Apresiasi yang senantiasa segar.
 Memiliki pengalaman mistik/ spiritual yangmendalam
 Perasaan empati dan afeksi yang kuat terhadapsesama manusia.
 Perasaan empati dan afeksi yangkuat terhadap sesama manusia.
 Hubungan antar pribadi.
 Struktur watak demokratis.
 Membedakan antara sarana dan tujuan, antara baik dan buruk.
 Kreativitas.
 Resistensi terhadap inkulturasi.

Pengalaman-pengalaman mistik atau puncak (peak and mystical exper ience):

 Ada waktu-waktu di mana orang yangaktualisasi diri menglami ekstase, kebahagiaan,perasaan terpesona yang hebat dan meluap-luap sama seperti pengalaman-penglamankeagamaan yang mendalam.
 Selama masa ini, diri mereka dilampau dandigenggam oleh suatu perasaan kekuatan,kepercayaan, dan kepastian, suatu perasaan yang dalam, bahwa tak ada sesuatu yang takdapat diselesaikan.


 Berdasarkan penglaman ini dapat dibedakan dua macam orang yang aktualisasi diri : sehatsupernormal (peaker/trancender) dan sehatsuper-super (non peaker/non trancender)
 Pembedaan ini didasarkan pada kuantitas dankualitas pengalaman puncak yang transenden.Peaker memiliki banyakpuncak yangberintensitas kuat, dan non peaker memilikipuncak lebih sedikit dan lebih ringan.
 Non peaker cenderung menjadi orang-orang yangpraktis, berienteraksi dengan dunia secara lebihefektif dan kurang dengan dunia B-living yanglebih tinggi. Mereka adalah pemimpin-pemimpindunia untuk maksud-maksud baik.
 Peakers lebih hidup dalam dunia B-living danmemiliki pengalaman puncak yang memberikan wawasan yang jelas tentang diri dan dunia mereka. Mereka cenderung lebih mistis, puitis dansaleh, lebih tanggap terhadap keindahan dankemungkinan besar menjadi pembaharu ataupenemu-penemu
 Akan tetapi tidak semua peakers adalah senimanatau ahli ilmu pengetahuan, ada peakers dikalangan pendidik, politisi, atau pemimpinperusahaan.

Sumber : http://www.scribd.com/doc/46649475/Holisme-Dan-Humanisme


Perbedaaan Meta needs dengan Deficiency needs

Deficiency needs):
 Kebutuhan akan dorongan fisiologis seperti: rasalapar, haus, oksigen, dan seks.
 Kebutuhan akan rasa aman, meliputi : kebutuhanakan perlindungan, keamanan,hukum, kebebasandari rasa takut, dan kecemasan.
 Kebutuhan untuk memiliki,meliputi kebutuhanuntuk berteman, berkeluarga, atau berorganisasi.
 Kebutuhan akan harga diri, meliputi penghargaanyang didasarkan atas respek terhadapkemampuan, kemandirian, dan perwujudan kitasendiri, dan juga penghargaan atas penilaianorang lain.
Sifat-sifat kebutuhan dasar:
 Ketiadaannya menimbulkan penyakit.
 Keberadaannya mencegah timbulnyapenyakit.
 Pemulihannya menyembuhkan penyakit.
 Dalam situasi tertentu yang sangatkompleks dan di mana orang bebasmemilih, orang yang kekurangankebutuhan akan mengutamakanpemuasan kebutuhan ini dibandingkanjenis kepuasan yang lain.
 Kebutuhan ini tidak aktif, lemah, atausecara fungsional tidak terdapat padaorang yang sehat.

Meta needs :

 Ketika basic needs dalam hirarkhi Maslow telah terpenuhi, kebutuhan aktualisasi diri dan pemahaman kognitif muncul. Manusia dimotivasikan oleh meta needs.
 Meta needstidak bersifat hirarkhis.
 Meta needsmerupakan pembawaanmanusia sebagaimana basic needs.
 Bila tidak terpenuhi mengakibatkanorang mengalamimetapatologi.

Meta needs:

 Kebenaran
 Kebaikan
 Keindahan
 Kesatuan
 Transendensi-dikotomi
 Penuh energi
 Keunikan individualitas
 Kesempurnaan
 Keperluan
 Penyelesaian, penghabisan
 KeadilanKesederhanaan
 Kekayaan,keseluruhan dan kelengkapanperhatian pada dunia
 Kesanggupan untuk berdiri sendiriPenuh arti

MetapatologiKebenaran:

 Ketidakpercayaan
 Sinisme
 Skeptisme

Metapatologi Kebaikan:

 Kebencian
 Penolakan
 Kejijikan
 Kepercayaan hanya pada diri sendiridan untuk diri.

Metapatologi Keindahan:

 Kekasaran
 Kegelisahan
 Kehilangan selera
 Rasa suram.

Metapatologi Kesatuan:

 Disintegrasi

Metapatologi Transendensi d i kotomi:

 Pikiran hitam putih
 Pikiran salah satu dari dua
 Pandangan sederhana tentangkehidupan

Metapatolog i penuh energi:

 MatiMenjadi robot
 Merasa diri sendiri sama sekali ditentukan
 Kehilangan emosi dan semangat dalam kehidupan
 Kekosongan pengalaman

Metapatologi keunikan individualitas:

 Kehilangan perasaan diri
 Perasaan diri sendiri yang dapatberubah-ubah atau anonim.
Metapatologikesempurnaan:
 Keputusasaan
 Tidak bisa bekerja apa-apa
Metapatologi Penyelesaian:
 Ketidak lengkapan
 Keputusan
 Berhenti berjuang
 Menanggulangi

Metapatologi keperluan:

 Kacau balau
 Tidak dapat diramalkan

Metapatolog i Keadilan:

 Kemarahan
 Sinisme
 Ketidakpercayaan
 Pelanggaran hukum
 Sama sekali mementingkan diri sendiri
 Ketidakamanan
 Ketidakwaspadaan
 Perlu berhati-hati

Metapatologi kesederhanaan:

 Terlalu kompleks
 Kekacauan
 Kebingungan
 Kehilangan orientasi

Metapatologi kekayaan:

 Depresi
 Gelisah
 Kehilangan tenaga
 Kelelahan
 Tegangan
 Kecanggungan
 Kejanggalan kekuan

Metapatologikejenakaan:

 Keseraman
 Depresi
 Keadaan tidak jenaka
 Paranoid
 Kehilangan semangat dalam kehidupan
 kesedihan

Metapatolog ikesanggupan untuk berdiri sendiri:

Tanggung jawab diberikan kepadaorang lain.
Metapatologi
penuh arti:
 Tidak berarti
 Putus asa
 Hidup sia-sia

Sumber : http://www.scribd.com/doc/44908998/PSIKOLOGI-Maslow

Jumat, 25 Februari 2011

cinta =) if u not the one who???



If you're not the one then why does my soul feel glad today?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?


I never know what the future brings

But I know you're here with me now
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand

If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am?

Is there any way that I can stay in your arms?

If I don't need you then why am I crying on my bed?

If I don't need you then why does your name resound in my head?
If you're not for me then why does this distance maim my life?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?

I don't know life so far away

But I know that its just a trip
We'll make it through

And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I'm praying you're the one I'Ve build my home with
I hope I love you all my life

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand

If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away

And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight

You know my heart is by your side

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand

If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?


CINTA,,,,LOVE ,,LIEBE
siapa yang mampu melewatkan kata ini??????, tidak ada selain orang seorang yang munafik
semua lagu terinspirasi karna kata ini. tapi apa mereka mengerti lagu cinta yang dikarang oleh pikiran mereka? apa mereka mengerti cinta yang sejati.
seorang yang munafik mereka yang mampu mencipta lantunan cinta tapi mereka tidak mampu mengkondisikan lantunan cinta itu untuk diri atau keluarga mereka.

belajar lah untuk mengerti cinta,
cinta memang bukan hanya kata atau perbuatan. Tapi Kasih yang ada di Hati mu,Jiwa mu, perbuatan mu dan pikiran mu.
saat kau menyukai seseorang jangan langsung berfikir Dia orang yang kau Cinta.
Cinta yang berupa Kasih membutuhkan waktu untuk menjadi satu dengan hidupmu,
agar kau mampu menerima pasangan mu apa adanya bukan apa yang ada dengannYa dan ia mampu hadir sampai waktu tak mampu berjalan karena begitu luar biasanya cara kau menjaga Nya.

Dan kalau pun Maut hadir kepadaNya, kuat lah karena kau sudah mampu membawanya sampai akhir pena hidupNya. Bangga karena kau Bisa,..
GOD BLESS US

ALIRAN HUMANISTIK


1. Siti Nur Fajaria 2. Siti Adiyati 3. Siti Juleha 4. Putri Andriyani 5. Putri Susanti 6. Putri Yuli Astuti 7. Rosa Eva 8. Spangga 9. Sayyidina Suci M 10.Petrus Namora S

TEORI ALIRAN HUMANISTIK/PHENOMENOLOGIS DAN EKSISTENSIALISME


Aliran humanistik mulai muncul sebagai sebuah gerakan besar psikologi dalam tahun 1950-an dan 1960-an. Aliran Humanistik merupakan konstribusi dari psikolog-psikolog terkenal seperti Gordon Allport, Abraham Maslow dan Carl Rogers.





Walaupun psikolog humanistik dipengaruhi oleh psikoanalisis dan behaviorisme, namun aliran ini mempunyai ketidaksesuaian yang sangat berarti dengan psikoanalisis dan behaviorisme. Tekanan utama yang oleh behavioris dikenakan pada stimuli dan tingkah laku yang teramati, dipandang Psikologi Humanistik sebagai penyederhanaan yang keterlaluan yang melalaikan diri manusia sendiri dan pengalaman-pengalaman batinnya, tingkah lakunya yang kompleks seperti cinta, nilai-nilai dan kepercayaan, begitu pula potensinya untuk mengarahkan diri dan mengaktualisasikan diri. Maka psikologi humanistik sangat mementingkan diri (self) manusia sebagai pemersatu yang menerangkan pengalaman-pengalaman subjektif individual, yang banyak menentukan tingkah lakunya yang dapat diamati.
Psikolog-psikolog Humanistik pun tidak menyetujui pandangan pesismis terhadap hakekat manusia dan dicerminkan oleh psikoanalisis Freud maupun pandangan netral (tidak jahat dan tidak baik) kaum behavior.

Menurut aliran humanistik, kedua aliran itu memandang tingkah laku manusia secara salah yaitu sebagai tingkah laku yang seluruhnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan diluar kekuasaannya; apakah kekuatan-kekuatan itu berupa motif-motif yang tak disadari atau conditioning dari masa kanak-kanak dan pengaruh lingkungan. Bertentangan dengan kedua pandangan aliran tadi, aliran Humanistik menyetujui sebuah konsep yang jauh lebih positif mengenai hakekat manusia, yakni memandang hakekat manusia itu pada dasarnya baik. Perbuatan-perbuatan manusia yang kejam dan mementingkan diri sendiri dipandang sebagai tingkah laku patologik yang disebabkan oleh penolakan dan frustasi dari sifat yang pada dasarnya baik itu. Seorang manusia tidak dipandang sebagai mesin otomat yang pasif, tetapi sebagi peserta yang aktif yang mempunyai kemerdekaan memilih untuk menentukan nasibnya sendiri dan nasib orang lain.

Aliran humanistik ini mempunyai pertalian yang erat dengan aliran eksistensialisme. nyatanya, banyak Psikolog-psikolog Humanistik berorientasi eksistensialisme. Psikologi Humanistik dan Eksistensialisme mementingkan keunikan-keunikan pada seorang individu, usahanya mencari nilai-nilai, dan kebebasannya untuk memuaskan diri. Aliran eksistensialisme menekankan beberapa tema dasar yang diantaranya tema menghendaki arti, kecemasan eksistensial, dan menemukan ketidakadaan (kehampaan) adalah yang paling tepat.

Tema-tema ini dapat dilihat pada paparan dari Viktor Frankl merupakan salah seorang psikiater yang berorientasi eksistensialisme yang sangat menonjol. Viktor Frankl mendirikan aliran Psikoterapi-Logoterapi dari pengalaman pahit dan lama dalam kamp konsentrasi Nazi yang kejam. “Logoterapi” berasal dari perkataan Yunani logos yang berarti “arti/ makna” atau “spirit”. Maka logoterapi berfokus pada arti eksistensi manusia dan usahanya mencari arti itu.

Untuk menstimulasi pencarian arti dalam diri pasien-pasiennya, frankl bertanya kepada mereka yang putus asa: “…….karena kamu hidup begitu menderita kenapa kamu tidak bunuh diri?” dari jawaban-jawaban mereka, misalnya karena cinta kepada anak, ibu atau kekasih, karena pengabdian kepada tugas atau partai, Dr. Frankl bisa memunculkan dan menggabungkan semua tenaga-tenaga pendorong yang memberi arti kepada kehidupan psikik dan spiritual mereka.

Motto logoterapi adalah pernyataan Nietzche yang terkenal: “Ia yang mempunyai sebab untuk hidup dapat menanggungkan hampir segala-galanya”. Baginya, sebab pokok ledakan gangguan-gangguan emosional adalah rasa frustasi dari kehendak manusia akan “arti
Jadi, kehendak akan “arti’ adalah watak dasar manusia. Frustasi terhadap kehendak itu membawa kepada kekosongan dan eksistensial, kepada pertemuan dan ketidakadaan; dengan yang tidak hidup. Frustasi ini terutama sekali berujud kebosanan dan “kecemasan eksistensial” yang mungkin sekali bisa membawa kepada apa yang disebut oleh Frankl sebagai “noogenic neurosis”. Noogenic neurosis adalah suatu neurosis yang timbul akibat konflik moral dan spiritual antara berbagai nilai-nilai, bukan sebagai akibat konflik antara dorongan-dorongan.

Ada dua kutipan pendek dari pandangan eksistensialisme dalam menyangkal psikoanalisis dan behavior :

- Pencarian arti (makna) bagi manusia adalah merupakan suatu kekuatan primer dan bukan “rasionalisasi sekunder” dari dorongan-dorongan instink.
- Arti (makna) itu unik dan khusus hingga harus dan hanya dapat dipenuhi oleh manusia itu sendiri; barulah tercapai kepuasan kehendaknya akan arti (makna).

Ada beberapa penulis yang mengatakan bahwa arti dan nilai tidak lain hanyalah mekanisme pertahanan, reaksi-reaksi formasi dan sublimasi-sublimasi. Tapi bagi eksistensialisme manusia tidak hidup semata-mata demi “mekanisme pertahanan” dan juga tidak rela mati demi sebuah “reaksi formasi”. Tapi manusia sanggup hidup maupun mati demi ideal-ideal dan nilai-nilainya.

TEORI CARL ROGERS/PSIKOLOGI SELF

Carl Ransom Rogers dilahirkan di Oak Park, Illinois, pada tahun 1902 dan wafat di LaJolla, California, pada tahun 1987. Semasa mudanya, Rogers tidak memiliki banyak teman sehingga ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membaca. Dia membaca buku apa saja yang ditemuinya termasuk kamus dan ensiklopedi, meskipun ia sebenarnya sangat menyukai buku-buku petualangan. Ia pernah belajar di bidang agrikultural dan sejarah di University of Wisconsin. Pada tahun 1928 ia memperoleh gelar Master di bidang psikologi dari Columbia University dan kemudian memperoleh gelar Ph.D di dibidang psikologi klinis pada tahun 1931.
Pada tahun 1931, Rogers bekerja di Child Study Department of the Society for the prevention of Cruelty to Children (bagian studi tentang anak pada perhimpunan pencegahan kekerasan tehadap anak) di Rochester, NY. Pada masa-masa berikutnya ia sibuk membantu anak-anak bermasalah/nakal dengan menggunakan metode-metode psikologi. Pada tahun 1939, ia menerbitkan satu tulisan berjudul “The Clinical Treatment of the Problem Child”, yang membuatnya mendapatkan tawaran sebagai profesor pada fakultas psikologi di Ohio State University. Dan pada tahun 1942, Rogers menjabat sebagai ketua dari American Psychological Society.
Carl Rogers adalah seorang psikolog humanistik yang menekankan perlunya sikap saling menghargai dan tanpa prasangka (antara klien dan terapist) dalam membantu individu mengatasi masalah-masalah kehidupannya. Rogers menyakini bahwa klien sebenarnya memiliki jawaban atas permasalahan yang dihadapinya dan tugas terapist hanya membimbing klien menemukan jawaban yang benar. Menurut Rogers, teknik-teknik assessment dan pendapat para terapist bukanlah hal yang penting dalam melakukan treatment kepada klien.
Hasil karya Rogers yang paling terkenal dan masih menjadi literatur sampai hari ini adalah metode konseling yang disebut Client-Centered Therapy. Dua buah bukunya yang juga sangat terkenal adalah Client-Centered Therapy(1951) dan On Becoming a Person (1961).
Rogers terkenal dengan teori selfnya dalam menjelaskan kepribadian. Teori dari rogers pada dasarnya bersifat phenomenologis. Sebelum menjelaskan lebih lanjut lagi mengenai teori rogers perlu diungkapkan disi makna dari self itu sendiri secara psikologi. Istilah self banyak didefinisikan oleh para ahli-ahli psikologi dengan berbagai sudut pandang yang berbeda tapi dengan tujuan satu yakni menjelaskan mengenai diri individu. Secara umum dapat dijelaskan bahwa self di dalam psikologi memiliki dua makna, yakni :

- Sikap dan perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Hal ini dapat diartikan bahwa self adalah sebagai objek, karena pengertian ini mengarah kepada sikap, perasaan, pengamatan dan penelaahan individu terhadap dirinya sendiri sebagai objek dengan kata lain self adalah apa yang dipikirkan orang tentang dirinya sendiri.
- Suatu keseluruhan proses psikologis yang menguasai tingkah laku dan penyesuaian diri.. Dalam hal ini self dapat dimaknakan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari proses-proses aktif seperti berpikir, mengingat dan mengamati.

Dalam teori-teori psikologi modern ditekankan bahwa self bukanlah sesuatu yang ada di dalam yang mengatur tingkah laku manusia bukanlah sebagi jiwa adalam arti metafisis. Suatu teori self menunjukkan adanya usaha untuk menyelidiki gejala-gejala dan membuat suatu konsepsi dari hasil penyelidikan mengenai tingkah laku itu.


POKOK-POKOK TEORI ROGERS.

Konsep pokok dari teori Rogers :

1. organism. Keseluruhan individu.
Yang memiliki sifat :

•organism bereaksi sebagai keseluruhan dari medan phenomenal dengan maksud untuk memenuhi kebutuhannya.
•Organism mempunyai satu motif dasar yakni mengaktualisasikan, mempertahankan dan mengembangkan diri.
•Organisme mungkin melambangkan pengalamannya atau menolak pelambangan itu, hal ini merupakan munculnya pola disadari maupun tak disadari, atau mungkin juga organisme itun tak memperdulikan pengalaman-pengalamannya.

2. Medan phenomenal.
Yaitu keseluruhan pengalaman yang memiliki sifat disadari dan tak disadari, tergantung apakah pengalaman yang mendasari dari medan phenomenal tersebut dilakan atau tak dilambangkan.

3. Self,
yaitu bagIan dari medan phenomenal yang terdeferensisasikan dan terdiri dari pola-pola penamatan dan penilaian sadar dari pada diri ( I or me). Self mempunyai bermacam-macam sifat :
- Self berkembang dari interaksi organisme dengan lingkungannya.
- Self mungkin menginteraksikan nilai-nilai orang lain dan mengamatinya dalam bentuk yang tidak wajar.
- Self menginginkan adanya konsistensi yang maksudnya adanya keutuhan/kesatuan dan keselarasan.
- Organisme bertingkah laku dalam cara yang selaras dengan self.
- Pengalaman-pengalaman yang tak selaras dengan struktur self diamati sebagai suatu ancaman.
- Self kemungkinan besar berubah sebagai hasil dari adanya proses kematangan dan belajar.

Dalam menjelaskan mengenai dimensi teori kepribadian yang terdiri dari struktur, pertumbuhan dan perkembangan, psikopatologi dan perubahan tingkah laku/modifikasi tingkah laku digambarkan oleh rogers dalam 19 buah dalil dalam bukunya Client Centered Therapy yang merupakan teori rogers yang mengenali self.


Dalil 1 sampai dengan 7 menyatakan tentang phenomenologis dan mengenai individu yang bertingkah laku.

1.Tiap individu ada dalam dunia pengalaman yang selalu beryba, dimana individu menjadi pusat.
Penjelasan : Pengalaman merupakan segala seuatu yang terjadi dalam individu setiap saat, termasuk proses psikologis, kesan sensorik, dan aktivitas-aktivitas motorik.
Menurut dalil ini dunia pengalam individu hanya dapat dikenal oleh individu itu sendiri, hanya saja bekum tentu individu bisa atau mampu mengembangkan pengalaman dirinya sebaik-baiknya walaupun secara potensial telah dimilikinya.
Hal ini merupakan dasar dari client centered therapy bahwa sumber terbaik dalam penelaahan prilaku adalah individu itu sendiri, karena setiap pernyataan pribadinya merupakan lambang dari pengalama batinnya, untuk mempelajari apa yang ada dalam dunia pribadi individu dengan cara mendengarkan apa yang diungkapkan oleh individu itu.

2.Individu memberikan reaksi terhadap medan phenomenal sebagaimana medan tersebut dialami dan diamati, bagi individu dunia pengamatan adalah kenyataan.
Penjelasan : individu tidak hanya bereaksi pada stimulus dari luar ataupun karena adanya dorongan dari dalam diri, tetapi individu beraksi terhadap hal yang merangsang dan mendorongnya seperti apa yang dalaminya. Segala sesuatu yang dipikirkan sebagai hal yang benar, baik itu benar ataupun tidak adalah kenyataan, dan kenyataan subjektif inilah yang menentukan tingkah laku.
Individu cenderung mencek dunia pengalaman dengan dunia sebenarnya, hal ini akan memberinya pengetahuan yang dapat dihubingjan dengan dunia sehingga dia dapat bertingkah laku secara realistis. Namun Rogers juga mengakui tidak selamanya di test atau ditest secara tidak akurat sehingga menyebabkan tingkah laku yang tidak realistis.

3.Individu bereaksi terhadap medan phenomenal sebagai satu kesatuan yang terorganisir,
Rogers berpendapat menyelediki individu tidak bisa secara segmental, individu merupakan sistem yang terorganisir, sehingga perubahan yang terjadi pada setiap bagiannya akan menimbulkan perubahan-perubahan pada bagian lainnya.

4.Individu memiliki satu kecenderungan dan dorongan dasar yaitu mengaktualisasikan, mempertahankan dan mengembangkan diri

5.Tingkah laku adalah usaha individu untuk berarah pada tujuan, yakni memenuhi dan memuaskan kebutuhan sebagaimana dialaminya dan dlam medan phenomenal sebagimana yan dianatunya. Walau banya kebutuhan-kebutuhan namun segalanya mengabdi keapada tujuan individu untuk mengaktualisasikan, mempertahankan dan mengembangkan diri

6.Emosi mengikuti dan umumnya memberikan fasilitas tingkah laku kepada arah tujuan itu. Emosi ini intensitasnya beragam-ragam sesuai dengan arti situasi bagi individu, apabila bahaya dan mengancam hidunya maka akan semakin kuat, demikian sebaliknya.

7.Jalan yang paling baik untuk memahami tingkah laku adalah melalui internal frame of reference individu itu sendiri. Yang merupakan pernyataan sikap dan perasaan yang diungkapkan dalam situasi atau suasana bebas (permissive, no threatening)- merupakan manifestasi client centered therapy.

Dalil-dalil bermikutnya membahas tentang konsepsi self secara lebih mendalam

8.suatu bagian dari seluruh medan pengamatan sedikit demi sedikit terdiferensiasi sebagai self. Self merupakan kesadaran individu akan adanya dan berfungsinya individu, jadi self merupakan objek dari pengalaman-pengalaman yang menunjukkan aku, atau dapat dikatakan sekumpulan pengalaman-pengalaman yang menunjukkan diri individu.

9.Struktur self terbentuk melalui pola pengamatan yang teratur, lentur, selaras dalam hubungannya dengan individu yang merupakan hasil interaksi individu dengan lingkungan terutama saling pengaruh yang bersifat penilaian-penilaian.

10.Nilai-nilai terikat pada suatu pengalaman dan nilai-nilai merupakan bagian struktur self, dalam bebrapa hal adalah nilai-nilai yang dialami langsung oleh individu, dan dalam beberapa hal adalah nilai-nilai yang dimasukkan ke dalam diri yang diambil dari orang lain tetapi diamati sebagai dialami langsung.

11.Penagalaman yang terjadi dalam kehidupan individu dapat dihadapi dengan model :
- Dilambangkan, diamati dan diatur dalam hubungan dengan struktur self.
- Diabaikan, karena tak ada hubungan yang jelas dengan struktur self.
- Ditolak atu juga bisa dilambangkan secara palsu karena pengalaman tidak sejalan dengan struktur self.

12.Kebanyakan cara-cara bertingkah laku yang diambil orang ialah yang selaras dengan konsepsi self. Jadi menurut rogers cara yang paling baik mengubah perilaku ialah dengan mengubah konsepsi self.

13.Dalam beberapa hal tingkah laku merupakan dorongan dari pengalaman-pengalaman dan kebutuhan-kebutuhan organis yang tidak dilambangkan. Tgingklah laku ini tidak selaras dengan struktur self.
Penjelasan : Jika kita lihat dalil 12 dan 13 ditinjau secara bersamaan makan sistem pengatur tingkah kau ada 2 yakni self dan sistem organis, kedua sistem ini diharapkan bekerja selaras seperti tergambar pada dalil 15, jika bertentangan satu dengan yang lainnya maka hasilnya adalah ketegangan dan penyesuaian diri yang tidak baik seperti tergambar pada dalil 14.

14.Psychological maladjustment terjadi pada saat individu menolak menjadi sadarnya pengalaman sensoris dan visceral yang kuat, yang selanjutnya tidak dilambangkan kedalam struktur self, apabila terjadi hal seperti ini akan menimbilkan psychological tension.
15.Psychological adjustment terjadi pada saat pengalaman sensoris dan visceral didisimilasikan pada prelambangan (sadar) kepada hubunagn yang selaras deng konsepsi self.

16.Tiap pengalaman yang tidak selaras dengan struktur self akan dianggap sebagai ancaman, dan struktur self akan mempertahankan diri, self akan membentuk pertahanan-pertahanan terhadap pengalaman yang mengancam tadi dengan menolaknya untuk memasuki kesdaran. Jika hal ini terjadi gambaran diri akan makin kurang cocok dengan kenyataan individum berakibat makin banyaknya bentuk-bentuk pertahanan untuk memberi gambran palsu, self akan kehilangan hubungannya dengan pengalaman organisme yang sebenarnya dan meningkatkan pertentangan dan menimbulkan ketegangan sehingga individu semakin mal-adjusted.

17.Kondisi ketidakselaras yang terjadi menjadi hal-hal yang tidak disadari karena ada penolakan. Proses therapy harus membuat individu dalam kondisi yang tanpa bahaya/ancaman dengan membuat perasaan individu bahwa ia diterima sepenuhnya oleh counselor. Hal ini mendorong individu untuk menjelaskan perasaan-perasaan tak sadarnya dan menyadari, lambat laun individu akan lebih mengenal perasaan tak sadarnya yang dianggapnya sebagai ancaman, dan perasan-perasaan itu diasimilasikan ke dalam sutruktur self, individu melakukan mekanisme reorganisasi konsepsi self agar bisa sejalan dengan kenyataan pengalaman organismiknya.

18.Keuntungan yang dapat dicapai dari rposes terapy 17 adalah individu akan main mengerti dan menerima orang lain karena pengalaman yang terdahulu ditolaknya terlah terasimilasi. Apabila individu mengalami dan menerima segala pengalaman sensorik dan visceralnya kedalam sistem yang selaras maka akan lebih mudah memahami orang lain dan menerima orang lain sebagai individu. Individu yang defensif cenderung akan memusuhi atau menolak terhadap individu lain yang menurut pengamatannya mencerminkan tingkah laku yang menggambarkan perasaan yang ditekannya. Sebaliknya apabila individu dapat menerima perasaan yang ditekannya dan menerima permusuhannya maka ia akan lebih torelan terhadap individu lain yang mengekspresikan perasaan yang sama akibatnya hubungan sosial semakin baik,
Contoh :
Individu ——- terancam impuls seks —— ditekan —— mengkritik individu yang menonjolkan seksualitas

19.Jika individu lebih banyak mengamati dan menerima pengalaman organisnya ke dalam struktur selfnya, dia kan mengetahui bahwa sistem nilainya kini didasarkan pada penerimaannya dengan proses penilaian terus menerus.
Untuk adanya adjustment yang sehat individu harus selalu menilai pengalaman-pengalamannya untuk mengetahui apakah perlu adanya perubahan pada sistem nilainya. Struktur nilai yang tepa cenderung untuk mencegah individu bereaksi secara baik dan efektif terhadap pengalaman-pengalaman baru. Maknanya individu harus fleksibel supaya dapat menyesuaikan diri dengan kondisi-kondisi kehidupan yang selalu berubah.
Situasi ayang apabila tercapai yang berisikan kebebasan dari ketegangan yang potensial, akan menunjukkan adaptasi yang realistis, berarti pembentukan sistem nilai individu yang mempunyai kesamaan dengan sisitem nilai orang lain dan menjadi rpibadi yang well-adjusted

Sumber : http://makmun.blog.com/2008/09/06/aliran-humanistik

Jumat, 18 Februari 2011

Contoh kasus Sehat dan Sakit dari salah 1 dimensi konsep sehat

•KONSEP SEHAT

Sehat adalah Suatu keadaan sehat jasmani, rohani dan sosial yang merupakan aspek positif dan tidak hanya bebas dari penyakit serta kecacatan yang merupakan aspek negatif.
Contoh : Seseorang dikatakan sehat apabila mengalami suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan ( WHO 1947)
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi.( UU No.23,1992 tentang Kesehatan )

•KONSEP SAKIT

Sakit merupakan proses dimana fungsi individu dalam satu atau lebih dimensi yang ada mengalami perubahan atau penurunan bila dibandingkan dengan kondisi individu sebelumnya. Karena sehat dan sakit merupakan kualitas yang relatif dan mempunyai tingkatan sehingga akan lebih akurat jika ditentukan sesuai titik-titik tertentu pada skala Rentang Sehat-Sakit.
Contoh : Misalnya seorang Ibu yang mengalami demam, mungkin akan mengalami penurunan tenaga atau kesabaran untuk menghabiskan waktunya dalam kegiatan keluarga dan mungkin akan menjadi mudah marah dan lebih memilih menyendiri. Sedangkan penyakit berat, apalagi jika mengancam kehidupannya dapat menimbulkan perubahan emosi dan perilaku seperti penolakan, marah, dan menarik diri.

Selasa, 01 Februari 2011

TAEKWONDO



Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do, Taekwon-Do) adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia[rujukan?] dan juga dipertandingkan di Olimpiade.

Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.

Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhlan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).

Tiga materi dalam latihan

  1. Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.
  2. Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.
  3. Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri.

Filosofi sabuk pada Tae Kwon Do

  • Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
  • Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.
  • Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.
  • Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.
  • Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
  • Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.


Terminologi Tae Kwon Do

  1. Sabeum = Instruktur
  2. Sabeum Nim = Instruktur Kepala
  3. Seonbae = Senior
  4. Hubae = Junior
  5. Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
  6. Muknyeom = Meditasi
  7. Dobok = Seragam Tae Kwon Do
  8. Ti = Sabuk Latihan
  9. Oen = Kiri
  10. Oreon = Kanan
  11. Joonbi = Siap
  12. Sijak = Mulai (Tanpa Komando(biasa dilakukan di poomse))
  13. Kalryeo = Stop
  14. Keysok = Lanjutkan
  15. Keuman = Selesai
  16. A Nee = Tidak
  17. Yee = Ya
  18. Eolgol = Sasaran atas
  19. Moumtong = Sasaran tengah
  20. Arae = Sasaran bawah
  21. Kyungrye = hormat
  22. chariot = mempersiapkan diri
  23. nici= sekian
  24. belci ki manisi = tempat istirahat
  25. menicip = pengawas taekwondo
  26. dobeon = dua kali
  27. sambeon = tiga kali
  28. iljang = satu
  29. ijang = dua
  30. samjang = tiga
  31. sahjang = empat
  32. ohjang = lima
  33. yukjang = enam
  34. chiljang = tujuh
  35. paljang = delapan




Pukulan, Tendangan, dan Tangkisan

Pukulan

  • Yeop Jireugi = Pukulan Samping
  • Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
  • Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
  • Pyojeok Jireugi = Pukulan Dengan Sasaran
  • momtong jireugi = pukulan mengarah ke tengah (pukulan mengarah ke ulu hati)
  • are jireugi = pukulan ke bawah
  • oreon jireugi = pukulan dengan tangan kanan yang dilakukan sambil menendang (ap chagi)
  • Eolgol jireugi = pukulan ke atas (pukulan mengarah ke kepala)
  • hengek = menunduk
  • ap chumbi = siap

Tendangan

  • Ap Chagi = Tendangan depan
  • Dollyo Chagi = Tendangan setengah melingkar
  • Yeop Chagi = Tendangan samping menggunakan pisau kaki
  • Dwi Chagi = Tendangan belakang
  • Twieo Dwi Chagi = Tendangan belakang yang dilakukan sambil melompat
  • Twieo Yeop Chagi = Tendangan samping yang dilakukan sambil melompat
  • Goley chagi = Tendangan ganda
  • Sip Chagi An Chagi = Tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
  • Penriyti Chagi = Tendangan keliling.
  • Dwi Hurigi = Tendangan berputar melalui belakang.
  • Del'o chigi = Tendangan mencangkul ke arah kepala menggunakan tumit
  • Aidan dollyo chagi = Tendangan ke arah perut menggunakan kaki depan

Tangkisan

  • Aremagi = Tangkisan bawah
  • Eolgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala
  • Bakat Momtong Bakat Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
  • Bakat Momtong An Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
  • An Magi = tangkisan dari arah luar.
  • Bina Magi an magi = tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas.
  • An palmok montong bakat magi = tangkisan ke arah lengan bawah

Kamis, 18 November 2010

JEJARING SOSIAL








































































  1. Dampak Positif jejaring sosial
  • network untuk berkomunikasi dengan orang ang dikenal dengan jarak jauh maupun jarak dekat
  • bertukar komentar,pendapat,email,files
  • memperluas pergaulan & menambah pertemanan
  • mempromosikan bisnis yang ada
2. dampak negatif
  • kecanduan jejaring sosial mampu membahayakan kesehatan dirinya. karena akan mengisolasikan orang tersebut
  • seorang terlalu sering berada didepan komputer akan merusak obesitas dirinya
  • terlalu sering melihat jejaring sosial melalui media elektronik dapat merusak kemampuan diri untuk bersosialisasi dengan sesama,...

Senin, 01 November 2010

anak-anak dan internet (terjemahan softkill)

Anak – anak dan internet

Connie K. Varnhagen

Jurusan psikologi

Universitas Alberta

Alberta, kanada

Pengantar

Apa yang anak – anak lakukan di internet?

Kepentingan

Menjadi “internet – bijaksana”

Referensi

internet adalah lingkungan virtual yang luas. anak-anak dapat mengakses banyak informasi tentang subyek mulai dari jerawat untuk zebra. mereka dapat berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh dunia, berbagi pengalaman mereka dan bunga sementara mendobrak rintangan budaya. mereka dapat mendengarkan musik dari seluruh dunia, menonton pengumuman pemenang penghargaan pelayanan publik, dan bermain game yang menguji keterampilan mereka dan koordinasi. anak juga dapat mengakses pornografi, kebencian, dan terorisme. Selain itu, anak-anak rentan terhadap sosialisasi seksual dan predasi dan cyber bullying dan pelecehan.Bagaimana kita membantu mereka akses aspek kognitif dan meningkatkan budaya internet sementara, pada saat yang sama, melindungi mereka dari sisi gelap internet?

Meskipun media berita cepat untuk melaporkan setiap situasi di mana anak-anak terpengaruh oleh internet, kita hanya mulai belajar tentang penggunaan anak-anak dari internet, paparan mereka ke sumber daya yang tidak diinginkan atau tidak diinginkan, dan bagaimana eksposur tersebut mempengaruhi perkembangan mereka. kita perlu pendekatan berprinsip untuk memahami lingkungan baru dan interaksi dinamis dengan anak-anak itu. Kritik terhadap klaim internet bahwa pembangunan sosial anak-anak ditangkap melalui interaksi dengan internet, bahwa anak-anak menjadi korban oleh paparan yang tidak diinginkan untuk pornografi dan kebencian, dan bahwa mereka adalah sasaran empuk bagi predator seksual dan cyber-pengganggu.Meskipun prediksi yang paling mengerikan dari kritikus internet belum ditanggung oleh literatur penelitian, ada resiko untuk anak-anak online. sama seperti kita memberdayakan anak-anak kita dengan kesadaran cerdas dari bahaya yang mungkin sekitar mereka saat mereka menjelajahi lingkungan fisik, kita perlu memberdayakan mereka dengan penilaian kritis terhadap informasi dan kesempatan yang mereka hadapi saat mereka menjelajahi lingkungan virtual internet.

Apa yang anak – anak lakukan di internet?

sebagian besar anak-anak di Amerika Serikat dan Kanada telah mengakses internet, lebih dari 95% yang telah online dengan 2003 (yayasan keluarga kaiser, 2004; Environics Research Group, 2001) dan dekat dengan 75% memiliki akses internet di rumah mereka (kaiser yayasan keluarga, 2004; Statistik Kanada, 2003).menggunakan Internet adalah sebanding atau sedikit lebih rendah di negara-negara maju lainnya (misalnya, Livingstone dan Bober, 2005; Nielsen rantings). Banyak anak-anak mengakses internet setidaknya sekali seminggu dari sekolah, rumah, atau perpustakaan; survei dari beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa sampai dengan satu-setengah dari anak-anak menghabiskan lebih dari satu jam di internet per hari (Environics Research Group, 2001; Roberts et al., 2005)

apalagi, anak-anak akses internet dari usia yang sangat dini. Dalam sebuah survei 2001 Kanada untuk Media Awareness Network (Environics Research Group, 2001).15% dari anak muda di bawah usia atau lebih muda. Dalam sebuah survei tahun 2003 menyatakan Serikat tua, Rideout et al. (2003:. Lihat juga Calvert et al, 2005) menemukan bahwa anak-anak mulai mencari situs web tanpa pengawasan orang tua pada usia 4 tahun dan mengirim e-mail dengan diri sedini 3 tahun. jelas, anak-anak direndam dalam lingkungan internet dalam meningkatkan jumlah untuk meningkatkan panjang waktu.

Kepentingan

Secara historis, orang tua, guru, pembuat kebijakan, dan tekan telah khawatir tentang dampak dari media baru pada anak-anak (Gackenbach & Ellerman, 1998; Paik, 2001: Wartella & Jennings, 2000). film, radio, dan televisi semuanya terlihat awalnya sebagai berpotensi berbahaya untuk perkembangan anak-anak. komputer dipandang sebagai merampas anak-anak yang penting peluang pengembangan sosial dan fisik.kritikus memperingatkan bahwa kontak sosial penting dan kegiatan fisik yang mengungsi karena waktu yang dihabiskan sosial terisolasi di depan layar komputer ini banyak keprihatinan yang sama yang diungkapkan ketika televisi mulai muncul di ruang keluarga. karena internet dapat diakses secara bebas. kritik juga prihatin tentang anak-anak yang terkena masalah mereka tidak bisa memahami atau mengatasi, pornografi tersebut dan benci. Akhirnya, mengingat anonimitas dari internet, kritikus yang sekarang menjadi semakin khawatir tentang anak-anak menjadi korban predator seksual dan cyber - pengganggu.

pembangunan sosial

anak-anak mengembangkan rasa siapa mereka dan bagaimana mereka masuk ke keluarga mereka, sekolah, dan masyarakat. Mereka belajar secara kritis mengevaluasi karakteristik yang mendefinisikan diri mereka dan mereka belajar untuk mengontrol perilaku mereka untuk beradaptasi dengan norma-norma masyarakat dan nilai-nilai. Aspek-aspek pembangunan sosial membutuhkan anak-anak untuk berinteraksi dengan orang lain untuk membedakan diri dari orang lain, membandingkan karakteristik yang mendefinisikan diri mereka dengan orang-orang yang mendefinisikan orang lain dan mengembangkan memudahkan dalam kontrol.

kritikus mengeluh bahwa penggunaan komputer mengarah ke isolasi sosial, yang sering menyebabkan depresi dan gangguan mental lainnya. mengingat bahwa banyak anak memiliki akses ke internet di kamar tidur mereka (Kaiser Family Foundation, 2004), kekhawatiran ini mungkin berlaku. ada beberapa bukti yang menunjukkan hubungan antara isolasi sosial dan depresi dan menggunakan komputer. Kraut et al.(1998) melaporkan hasil survei pengguna internet pertama kali sebagai bagian dari studi longitudinal dilakukan HomeNet 1995-1998 tentang dampak internet pada interaksi sosial dan peningkatan gejala depresi selama bulan pertama mereka dari penggunaan internet: selain itu, korelasi antara penggunaan internet dan isolasi dan tindakan depresi yang sedikit lebih tinggi untuk remaja dalam contoh daripada untuk orang dewasa. efek ini adalah pendek hidup. Namun: kraut et al (2002) diikuti peserta HomeNet selama periode waktu yang lebih lama (tiga tahun sebagai lawan 12-18 bulan) dan dampak negatif dari penggunaan internet telah menghilang.. dalam kraut, studi kedua et al. (2002) menemukan bahwa anak-anak dan orang dewasa dilaporkan ekstrovert lebih meningkatkan interaksi sosial dan self - esteem sebagai fungsi dari peningkatan penggunaan internet.

Sten (2002) menganalisis situs pribadi gadis remaja 'web. ia menemukan bahwa memudahkan dalam gadis-gadis '-ekspresi yang konsisten dengan teori pembangunan sosial. keras berpendapat bahwa internet memberikan kesempatan yang baik bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri mereka ketika mereka mengembangkan sosial dan seksual. beberapa studi telah meneliti hubungan antara penggunaan internet kesejahteraan sosial dan pesan instan. olahpesan cepat menjadi bentuk komunikasi yang paling umum di internet (Environics Research Group, 2001; ipsosreid, 2004, Hukum, 2004).dalam studi hubungan antara usia 11 dan 19 tahun dan tidak menemukan korelasi antara memudahkan dalam-konsep dan pesan instan. lebih dari tiga perempat Law remaja usia 11 sampai 16 tahun dan tidak menemukan hubungan antara jumlah waktu yang dihabiskan online dan ukuran dari kesepian, kecemasan sosial, depresi, atau kepuasan kehidupan sehari-hari.

DIINGINKAN SAMBUNGAN KE PORNOGRAFI DAN BENCI

sangat sedikit penelitian telah dilakukan pada pengaruh terhadap anak-anak dari pornografi dan benci situs di internet. Pornografi adalah lazim di seluruh internet, gambar-gambar porno yang tersedia di jutaan situs web dan melalui ratusan ribu sumber internet. sementara materi pornografi umumnya cukup jelas dan mudah disepakati, benci adalah lebih busuk; benci bisa sulit untuk menemukan dan menentukan.

akses pornografi anak-anak dalam banyak hal, beberapa disengaja dan banyak yang tidak disengaja. sengaja anak-anak dapat mengakses pornografi meskipun pencarian Web (misalnya, mencari seks di Google) atau mengetik URL mungkin (e.g. http: / /www.sex.com). anak-anak lebih mungkin untuk mengakses pornografi secara tidak sengaja, namun. ini dapat terjadi melalui kombinasi dari beberapa bersalah pencarian kata kunci pencarian pelanggan baru. distributor pornografi mungkin mengirim spam e-mail dengan konten pornografi atau mengundang penerima untuk pornografi accer


nama kelompok:
  • rosa eva fina (14509829)
  • meltri elia juliana (13509177)
  • arum pandan ( 14509887)
  • okky alfias ( 12509425)
  • aaron dicky (13509785)